Kesalahan Besar Dalam Mengirim CV Lamaran Kerja

Hasil gambar untuk cv kerja

Ketika kamu melamar pekerjaan lewat email sebaiknya periksa baik-baik dan pastikan tidak terburu-buru dalam mengirim berkasnya. Karna ada sebagian orang yang melakukan kesalahan cukup besar saat mengirim lamaran lewat email ini.
Dampak yang akan terjadi apabila kamu melakukan kesalahan walaupun nilainya kecil bisa berakibat fatal loh. Bagi seorang HRD tidak ada kesempatan untuk interview jika kamu melakukan kesalahan ini dalam melamar kerja.
Penasaran kan apa saja kesalahan pelamar kerja yang membuat HRD enggan melirik lamaran kamu? Yuk langsung aja tidak perlu basa-basi lagi, simak pembahasannya dibawah ini:

1. Tidak atau Lupa Menulis Body Email

Karna faktor terburu-buru dalam mengirim email lamaran kerja, terkadang masih ada beberapa orang yang lupa menulis body email. Padahal body email itu sangat penting dan menjadi salah satu etika saat melamar kerja.
Sekalipun CV kamu bagus pasti akan menurun kualitasnya di mata HRD ketika kamu tidak menuliskan body email. Bahkan bisa tidak dipanggil interview dan dilewati begitu saja.

2. Lupa Melampirkan CV

Sudah menuliskan body email dengan rapih dan alamat email tujuan sudah benar, namun karna takut keduluan orang lain kamu jadi lupa melampirkan CV. Lalu, untuk apa isi body email tersebut? Apa yang mau dilihat oleh HRD jika CV saja lupa dimasukkan. Oleh karena itu periksa kembali dokumen penting sebelum mengirim lamaran.
Membuat CV pun tidak boleh asal-asalan jika kamu belum tahu bagaimana cara membuatnya. Simak di artikel ini contoh cv lamaran kerja yang baik dan benar. Pelajari langkah-langkah tersebut lalu kamu coba membuatnya.

3. Tidak Menuliskan Subject Email

Hal umum saat HRD menyeleksi kandidat yaitu melihatnya melalui subject email yang mereka tentukan. Misalnya perusahaan A buka lowongan di posisi Admin, maka untuk mempermudah HRD mereka mencarinya dengan subject Admin.
Seandainya kamu kosongkan atau tidak menuliskan subject sesuai dengan posisi yang dilamar tentunya akan dilewatkan begitu saja. Sekalipun perusahaan tersebut membutuhkan kandidat cepat dan HRD menemukan email seperti itu pasti akan dianggap tidak sopan. Jadi menuliskan subject ini sama pentingnya dengan melampirkan CV ya jangan sampai lupa.

4. Tidak Memakai Bahasa Formal

Mengirim email lamaran kerja tidak sama seperti kamu sedang chattingan dengan teman atau keluarga. Perlu menggunakan bahasa yang formal agar kamu dinilai lebih professional oleh HRD. Dari bahasa tersebut etika kamu sedang dinilai apakah kamu termasuk orang yang sopan atau tidak.
Tidak jarang juga jika ada lowongan kerja yang mencantumkan nomor whatsapp HRD mereka menghubunginya menggunakan bahasa teman. Misalnya “p p p” ya HRD pasti bingung dong maksudnya apa, mereka berpikir mau melamar kerja atau ngajak main.

5. Ukuran File Besar dan Dilampirkan Terpisah

Maksimal untuk ukuran semua file lamaran kerja ialah 2 mb. Apabila ukuran file kamu diatas itu sebaiknya di compress terlebih dahulu. Oiya jangan melampirkan file secara terpisah-pisah, cukup jadikan satu saja yaitu surat lamaran kerja, cv, identitas diri, ijazah, skck, dan dokumen yang dibutuhkan lainnya.
Nah, itulah kira-kira kesalahan besar dalam melamar kerja lewat email yang seringkali terjadi. Sekarang kamu bisa belajar dari kesalahan tersebut agar tidak terjadi kepadamu dan semoga mendapatkan pekerjaan secepatnya. Semoga informasi ini bermanfaat jangan lupa bagikan artikel ini ke temanmu.